Satu perihal yang menjadi panorama khas kala banjir, adalah sampah yang berserakan di mana-mana. Benar, kesadaran penduduk dapat hidup bersih sesungguhnya tetap kurang hingga kala ini. Mereka begitu asyik membuang sampah ke sungai tanpa sadar misalnya sumbatan sampah itulah yang nantinya bisa memicu banjir. Untuk mencegah persoalan ini berkelanjutan secara terus menerus perlu di awali dari cara yang sederhana. Salah satunya mengajak si kecil untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.

Jadilah Contoh Buat Anak

Mengajari anak untuk berbuat sesuatu sama halnya dengan mengimbuhkan misal kepadanya. Mulai dengan perlihatkan kepadanya cara membuang sampah yang benar. Habis makan bungkus perlu dimasukkan ke area sampah. Begitu termasuk sesudah menggunting kertas, perlu dihimpun dan dibuang ke area sampah. Langkah sederhana ini dapat diperhatikan dan menjadi dicontoh si kecil.

Gambar terkait

Sediakan Beberapa Tempat Sampah

Agar anak-anak makin pandai membuang sampah dengan ukuran tempat sampah yang sangat besar, ajarkan termasuk cara menyatukan sampah sesuai dengan jenisnya. Sediakan area sampah yang tidak sama warna untuk mempermudah proses belajarnya. Misalnya, sampah merah tertentu untuk sampah yang basah, berbau tidak sedap dan jorok. Sementara sampah kuning untuk model sampah kering seperti plastik, bungkus permen dan kertas bekas yang habis diremas oleh si kecil.

Bedakan Sampah Organik

Selain mengajari cara membuang sampah sesuai dengan jorok maupun tidaknya, ajari termasuk membuang sampah berdasarkan organik dan tidaknya. Sampah dapur semacam potongan sayur, buah dan sisa makanan dimasukkan didalam sampah organik. Sedangkan kertas, pecahan kaca dan plastik dibuang ke didalam sampah anorganik.

1. Siapkan kantong sampah pribadi

Kamu yang cinta lingkungan dan dambakan menjadi jalankan satu perubahan, bisa di awali dengan mempunyai kantong sampah pribadi. Membawa kantong belanjaan sendiri itu udah biasa, tapi mempunyai kantong sampah privat kemana-mana, baru itu keren. Jika anda kesusahan dalam mencari tempat sampah, hubungi Tempat sampah besar

Sampah-sampah kecil yang traveler hasilkan masukkan saja ke didalam kantong sampah privat yang udah kamu siapkan sebelumnya. Baru saat jumpa dengan area sampah besar, kamu bisa membuang sampah-sampah privat traveler ke dalamnya.

2. Tanamkan budaya tertib

Mulai dari sekarang, traveler perlu menanamkan didalam benak diri sendiri, bahwa budaya tertata membuang sampah itu adalah perihal yang baik dan perlu dijadikan budaya serta kebiasaan sehari-hari.

Setiap kali lihat sampah tergeletak di jalan, udah harusnya traveler segera memungutnya dan menaruhnya ke didalam area sampah. Itu baru namanya tertata dan cinta lingkungan

3. Buang sampah ceroboh itu nggak keren

Tanamkan termasuk di didalam pikiran, bahwa buang sampah ceroboh itu sama sekali nggak keren. Sudah bikin kotor, dan bisa memicu banyak masalah, dari polusi, bau hingga banjir.

Yang keren itu, jikalau traveler membuang sampah dengan tertata dan tepat di tempatnya. Apalagi jikalau traveler berhasil menegaskan teman-teman di kurang lebih untuk jalankan perihal yang sama.

4. Biasakan tertata buang sampah di rumah

Kebiasaan baik berawal dari rumah, termasuk termasuk soal membuang sampah. Biasakan membuang sampah di tempatnya kala di rumah. Kalau udah terbiasa, niscaya kemana-mana traveler dapat terbiasa.

5. Tahan diri

Traveler perlu mencegah diri untuk membuang sampah sembarangan. Usahakan jangan dibiasakan rasa malas, misalnya tidak lihat area sampah, jangan segera main dibuang saja, simpan dulu hingga lihat area sampah dan membuangnya di area yang sesuai begitu ada kesempatan.

Sebagai alternatif lain sehingga penduduk peka untuk menjaga kebersihan, pemerintah bisa memicu area sampah menjadi benda yang menarik dan unik. Tidak cuma sebuah tong berisikan plastik hitam. Alternatif lain ialah dengan mengimbuhkan mereka hadiah gara-gara udah membuang sampah pada tempatnya. Seperti proses barter, pemerintah dan rakyat Indonesia bisa berinovasi memicu area sampah yang saat kami membuang sampah, dapat muncul minuman atau makanan ringan sesuai dengan banyak atau model sampah yang dibuang.

Membuang sampah tidak cuma ditunaikan pejalan kaki, justru yang saya ketahui dari pengalaman privat lebih banyak pengendara mobil atau motor yang membuang sampah ceroboh di jalur raya gara-gara mereka tidak nyaman dengan sampah yang menumpuk di kendaraan mereka. Untuk persoalan seperti itu, inovasi baru bisa diwujudkan seperti drive thru garbage manfaat memudahkan pengendara membuang sampah. Mereka tidak perlu sibuk lagi turun kendaraan untuk membuang sampah. Sistem ini seperti pemesanan makanan cepat saji yang kini banyak tersebar di Indonesia.

Tempat sampah termasuk sebaiknya disajikan di tiap-tiap penjuru kota, di tiap-tiap taman bermain, lebih-lebih di tiap-tiap area perbelanjaan sehingga penduduk lebih ringan untuk membuang sampah, tidak perlu lagi mereka yang dambakan menjaga kebersihan lingkungan justru menyimpan sampah di didalam kantong baju, celana, atau di tas.

Author

Penulis aktif namun masih seperti daun yang hijau, masih butuh belajar dan belajar, berharap bisa memberikan inspirasi kepada semua pembaca blog ini. Salam sukses selalu. Keep share and spirit..