Berdasarkan dari beberapa sumber yang saya rujuk, sterilisasi dapat didevinisikan sebagai usaha atau tindakan yang dilakukan guna menghilangkan atau memusnahkan bibit penyakit yang dibawa oleh mikroorganisme seperit bakteri atau virus yang terdapat pada benda dengan menggunakan metode tertentu.

Metode yang digunakan dalam proses sterilisasi juga ditentukan oleh objek yang akan disterilkan. Contohnya cairan, tentu kita tidak bisa mensterilkan dengan cara uap. Berikut ini beberapa contoh metode steriliasi yang digunakan di berbagai bidang seperti kesehatan, industri dan juga kimia.

Macam Metode Sterilisasi

1. Metode Panas Uap

Metode panas uap disebut juga dengan sterilisasi basah, hal ini karena melibatkan air dalam proses sterilisasinya. Metode ini dilakukan dengan menggunakan alat yang dinamakan Autoclave. Berbentuk seperti panci lengkap dengan heater dan sarangan diatasnya untuk menempatkan benda yang disterilkan. Metode ini sering digunakan di rumah sakit dan juga laboratorium.

2. Metode Panas Kering

Ada metode steriliasi basah, ada juga metode sterilisasi kering. Disebut dengan sterilisasi kering karena tidak melibatkan air dalam proses sterilisasinya. Metode ini dilakukan dengan menggunakan alat yang biasanya disebut dengan sterilisator kering atau dalam bahasa asing dry heat sterilizer.

3. Metode Filtrasi

Seperti yang sudah diutarakan di awal bahwa tidak semua objek bisa disterilkan dengan meotde yang berbeda. Contohnya metode ini. Filtrasi merupakan salah satu metode sterilisasi yang digunakan untuk mensterilkan cairan kimia. Metode ini dilakukan dengan menggunakan filter khusus yang memiliki ukuran sangat kecil dan tidak kasat mata.

4. Metode Penyinaran

Penyinaran biasanya dilakukan di tempat industri makanan dan minuman. Seperti pembuatan air minum kemasan dan lain sejenisnya. Namun tidak hanya itu, metode penyinaran juga dilakukan di rumah sakit dan klinik untuk mensterilkan ruangan khusus seperti ruang untuk bayi baru lahir, ruangan silasi, dan ruang lainnya.

5. Metode Kimia

Sterilisasi juga bisa dilakukan secara kimia, artinya tidak dilakukan pemanasan. Namun hal ini dilakukan sebagai prosedur awal sebelum dilakukan sterilisasi dengan autoclave atau alat yang lainnya. Sterilisasi kimia dilakukan dengan menggunakan cairan desinfektan dengan metode penyemprotan atau perendaman.

Author

Penulis aktif namun masih seperti daun yang hijau, masih butuh belajar dan belajar, berharap bisa memberikan inspirasi kepada semua pembaca blog ini. Salam sukses selalu. Keep share and spirit..