Hampir satu tahun sudah artikel saya terakhir tentang komparasi IP CAM & CCTV analog di blog favorit ini. Sekarang di tahun 2014 ini anda melihat gejala penurunan harga Chip CMOS guna IP CAMERA, nyaris 90% chip ip camera telah ber-resolusi HD atau paling tidak 1280×720 pixel. Sayang sekali penurunan 40% harga Ip camera dari satu tahun lalu direcoki eskalasi kurs USD terhadap rupiah sebesar 20%, sampai-sampai penurunan harga tersebut untuk orang Indonesia tidak terasa besar.

Tips Penting Membeli CCTV

 

Akan namun di tahun 2014 ini demand dari IP CAMERA naik signifikan, dari sepengetahuan saya sendiri guna kota BANDUNG saja, perusahaan semacam ADIRA, SINAR MAS, BANK JABAR BANTEN mulai memakai IP CAMERA.HOTEL HOTEL di BANDUNG seperti PAPANDAYAN telah mulai mengubah kamera CCTV ANALOG ke IP CAMERA. Semenjak terdapat pemerkosaan mahasiswa Malaysia di UNPAD, universitas orang sunda ini dengan paniknya mengganti seluruh CCTV dengan IP CAMERA disetiap pintu gerbang dengan dalil plat nomor mobil tidak terbaca meski dengan CCTV analog 800 TV LINES sekalipun.

Permintaan dari walikota Bandung Ridwan Kamil guna CCTV disetiap perempatan pun diterjemahkan dengan pemakaian IP CAMERA secara Cloud Based, dimana software-nya sedang digarap oleh Prof. Suhono dari Elektro-ITB. Satu kenyataan banyak sekali konsumen IP CAMERA seringkali orang yang memahami IT atau jaringan LAN.

Dengan segala kelebihan IP CAMERA, saya merasa masih tidak sedikit yang belum memahami bagaimana mendesain sistem IP CAMERA yang Simple, Expandable and Sustainable .

NVR atau PC SERVER

Pertama mengenai media perekam, mestikah NVR atau PC SERVER, atau campuran keduanya? Tergantung tujuannya dari pemasangan IP CAMERA tersebut sendiri, bilamana untuk perekaman 24 jam non-stop dianjurkan menggunakan NVR. Karena NVR harganya jauh lebih murah dari PC SERVER, server termurah dengan prosesor 4 core harganya dapat 2000USD sementara NVR dapat dijumpai mulai harga Rp1-2juta guna 4 hingga 8 kamera.

Kelebihan dari NVR ialah standar ONVIF , apa sih ONVIF? ONVIF tersebut semacam forum produsen IP Based CCTV guna penyamaan standar. Apabila memakai NVR yang telah ONVIF, kamu bisa mencampur sekian banyak  macam merk kamera yang telah ONVIF. Apabila memakai PC SERVER misalkan memakai 8 kamera, maka ke delapan kamera itu harus merk yang sama sebab menggunakan aplikasi based recording. Saat ini banyak sekali IP CAMERA berstandar ONVIF 2.0.

Akan namun apabila kamu ingin mengintegrasikan IP CAMERA dengancustom software contohnya Vehicle Counting, Facial Recognition, Mesin Absensi dll, memakai PC SERVER suatu keharusan. Dan dianjurkan menggunakan 1 merk tidak di campur. Atau keduanya digunakan NVR+ PC SERVER, NVR guna merekam kejadian 24 jam, PC Server digunakan untuk tugas DIGITAL FORENSIC, andaikan Facial Recognition feature digunakan untuk Snapshot foto-foto wajah pegawai yang menginjak gerbang gedung lokasi bekerja.

 

Author

Penulis aktif namun masih seperti daun yang hijau, masih butuh belajar dan belajar, berharap bisa memberikan inspirasi kepada semua pembaca blog ini. Salam sukses selalu. Keep share and spirit..